Generasi Muda dan Peran Strategis dalam Mengamalkan Pancasila

Authors

  • Rafi Pradiva Universitas Bandar Lampung Author

Keywords:

generasi muda, Pancasila, nilai luhur, pendidikan karakter

Abstract

Generasi muda merupakan agen perubahan dan pewaris masa depan bangsa yang memiliki peran strategis dalam menjaga, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Di tengah arus globalisasi, perubahan sosial, dan penetrasi budaya asing, tantangan terhadap eksistensi ideologi Pancasila semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan, sosial, maupun digital. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila, pemanfaatan media digital secara bijak, serta partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa menjadi kunci utama dalam memperkuat komitmen generasi muda terhadap ideologi negara. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merancang kebijakan dan program yang mendorong peran aktif pemuda dalam menjaga keutuhan dan identitas bangsa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2024). Laporan Tahunan Pengamalan Pancasila 2024. Jakarta: BPIP.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2024). Laporan Pemantauan Konten Digital dan Literasi Ideologis 2024. Jakarta: BPIP.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2024). Laporan Tahunan Program Duta Pancasila dan Kreator Muda Berideologi. Jakarta: BPIP.

Bogdan, Robert C., & Biklen, Sari Knopp. (2020). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods (6th ed.). Boston: Pearson.

Castells, Manuel. (2009). Communication Power. Oxford: Oxford University Press.

Creswell, John W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Effendi, M., & Prasetyo, A. (2023). Radikalisme Digital dan Ancaman terhadap Integrasi Nasional. Jakarta: Pusat Kajian Media dan Ideologi, Universitas Indonesia.

Feillard, A., & Morfit, N. (2021). 1998: Indonesia in Transition. Leiden: KITLV Press. Freire, Paulo. (2000). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.

Kominfo RI. (2023). Panduan Pelaksanaan Pancasila Digital Camp. Jakarta.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (2023). Dampak Media Sosial terhadap Ekspresi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia. Jakarta.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2021). Roadmap Penguatan Karakter Pemuda Berbasis Pancasila. Jakarta.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Implementasi Pendidikan Pancasila. Jakarta.

Kurniawan, A., & Sari, D. P. (2022). “Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi: Antara Formalitas dan Transformasi Nilai”. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 112–128.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). (2023). Survei Nasional tentang Pemahaman Ideologi Pancasila di Kalangan Milenial dan Gen-Z. Jakarta: Pusat Penelitian Politik LIPI.

Moerdiono. (1991). Pancasila dalam Arus Sejarah. Jakarta: BP-7 Pusat.

Naisbitt, John. (1982). Megatrends: Ten New Directions Transforming Our Lives. New York: Warner Books.

Notonagoro. (1974). Pancasila Dasar Filsafat Negara. Jakarta: BP-7 Pusat.

Rahzen, Taufik. (2010). Pemuda dan Perubahan Sosial. Bandung: Mizan.

Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200–2008. Jakarta: Serambi.

Rogers, Everett M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press. Soekarno. (1945). Pidato Lahirnya Pancasila, 1 Juni 1945.

Soe Hok Gie. (1983). Catatan Seorang Demonstran. Jakarta: LP3ES.

Suryadi. (2022). “Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia: Dari P4 ke PPKn dalam Perspektif Pembangunan Karakter”. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia, 7(2), 108–119.

Siregar, N. (2022). “Global Pop Culture and the Erosion of Collective Values among Indonesian Youth”. Southeast Asian Journal of Social Science, 50(1), 88–104.

Tim Evaluasi Independen. (2024). Studi Dampak Konten Digital Berbasis Pancasila. Jakarta: Lembaga Survei Indonesia.

Tim Penggerak Sekolah Pancasila. (2024). Laporan Evaluasi Program 2023. Yogyakarta: Komunitas Salihara.

Hasan, Z. (2025). Pancasila dan kewarganegaraan. Cilacap: CV. Alinea Edumedia.. Wawancara dengan pendiri Kelas Bhinneka, 15 Maret 2024.

Hasan, Z., Setiawan, F. R., Syahrezal, S., Devary, M. I. P., & Berlando, M. M. (2025). Relevansi Pancasila sebagai dasar ideologi dan moral bangsa Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(6), 287-298.Laporan Tahunan Relawan Pancasila Muda, 2024.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ki Hajar Dewantara. (1954). Pidato Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Downloads

Published

01/10/2026