Meningkatkan Sikap Toleransi Melalui Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila
Keywords:
toleransi, pancasila, pendidikan karakter, nilai-nilai Pancasila, keharmonisan sosialAbstract
Sikap toleransi merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan pemahaman nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan sikap toleransi, khususnya di lingkungan pendidikan dan komunitas sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan serta analisis deskriptif terhadap berbagai literatur terkait nilai Pancasila, sikap toleransi, dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial mampu mendorong kepekaan, empati, serta penghargaan terhadap perbedaan. Pemahaman yang baik terhadap Pancasila tidak hanya menumbuhkan sikap saling menghormati antarindividu maupun kelompok, tetapi juga menjadi landasan dalam mencegah konflik sosial. Kesimpulannya, penguatan pendidikan Pancasila melalui pembelajaran formal maupun nonformal dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter bangsa yang toleran, damai, dan berbudaya.
References
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI. (n.d.). Naskah akademik pembinaan ideologi Pancasila. BPIP.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (n.d.). Pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila. BPIP RI.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (n.d.). Bahan ajar Pancasila dan kewarganegaraan. Kemendikbud.
Banks, J. A. (n.d.). Pluralism and multicultural education. Allyn & Bacon.
Creswell, J. W. (n.d.). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Daryanto. (n.d.). Implementasi pendidikan karakter Pancasila. Rineka Cipta.
Geertz, C. (n.d.). The religion of Java. The University of Chicago Press.
Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. JALAKOTEK Journal, 2.
Kemendikbud RI. (n.d.). Buku pedoman penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.
Koentjaraningrat. (n.d.). Kebudayaan, mentalitas, dan pembangunan. Gramedia.
Latif, Y. (n.d.). Negara paripurna: Historis, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Gramedia.
Lickona, T. (n.d.). Educating for character. Bantam Books.
Magnis-Suseno, F. (n.d.). Etika sosial: Dasar moral dalam kehidupan bersama. Gramedia.
Moleong, L. J. (n.d.). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
MPR RI. (n.d.). Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekretariat Jenderal MPR RI.
Mulyasa. (n.d.). Manajemen pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Nawawi, H. (n.d.). Metode penelitian sosial. Gadjah Mada University Press.
Notonagoro. (n.d.). Falsafah dan ideologi Pancasila. UI Press.
Soegeng, P. (n.d.). Pengamalan nilai Pancasila dalam masyarakat modern. UI Press.
Somantri, G. (n.d.). Pendidikan nilai dan kewarganegaraan. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (n.d.). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Supardan. (n.d.). Toleransi dalam perspektif pendidikan. Rajawali Pers.
Suparlan. (n.d.). Konsep kebhinekaan dan integrasi nasional. Pustaka Pelajar.
Suryadharma, A. (n.d.). Toleransi dalam perspektif kebhinekaan. Kementerian Agama RI.
Sutrisno, & Sudarsono. (n.d.). Filsafat moral dan Pancasila. Bumi Aksara.
Syarifudin, A. (n.d.). Pendidikan Pancasila dalam masyarakat modern. Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (n.d.). Kebijakan multikultural dalam pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H. A. R. (n.d.). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan. Grasindo.
Trianto. (n.d.). Desain pengembangan pembelajaran berbasis karakter. Kencana Prenada Media Group.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahab, A. (n.d.). Wawasan kebangsaan dan karakter. Remaja Rosdakarya.
Winarno. (n.d.). Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Education and Humanities (JEH) Terekam Jejak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



