Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa pada Era Digital

Authors

  • Septa Dwi Arbaiya Universitas Bandar Lampung Author

Keywords:

Pancasila, karakter mahasiswa, era digital, pendidikan nilai, teknologi informasi

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat cepat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki posisi strategis dalam menjaga dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah arus digitalisasi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter mahasiswa pada era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan gabungan, yaitu pendekatan empiris melalui observasi dan kajian fenomena sosial, serta pendekatan normatif melalui studi literatur dan analisis regulasi terkait pendidikan ideologi bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara konseptual mahasiswa telah memahami nilai-nilai Pancasila dengan cukup baik, namun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih menghadapi berbagai kendala. Tantangan utama meliputi derasnya arus informasi global, meningkatnya individualisme, penyebaran disinformasi, serta melemahnya solidaritas sosial. Di sisi lain, kemajuan teknologi juga memberikan peluang besar melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan internalisasi nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif institusi pendidikan, penguatan literasi digital, serta pembinaan karakter yang berkelanjutan agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas dan tetap berpegang pada jati diri bangsa.

References

Anshor, M. A. (2022). Peran guru bimbingan konseling dan orang tua dalam menanggulangi pelanggaran siswa di MTs NW Aik Ampat. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2).

Aprianto. (2025). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter mahasiswa di era digital. Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan dan Hukum, 2(1).

Aulia, T., & Dewi, D. A. (2022). Aktualisasi nilai Pancasila di era globalisasi: Tinjauan penggunaan teknologi di kalangan generasi muda. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 363–370.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (2020). Panduan pembinaan ideologi Pancasila. BPIP RI.

Efendi, J., & Ibrahim, J. (2018). Metode penelitian hukum normatif dan empiris. Prenadamedia Group.

Hasan, Z. (2025). Pancasila dan kewarganegaraan. CV Alinea Edumedia.

Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 79–80.

Hidayat, A. (2021). Literasi digital dan karakter bangsa. Jurnal Sosioteknologi, 10(3), 221–236.

Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila. Paradigma.

Latif, Y. (2018). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualisasi Pancasila. PT Kompas Media Nusantara.

Muchtar, H. (2015). Analisis yuridis normatif sinkronisasi peraturan daerah dengan hak asasi manusia. Jurnal Humanus, 14(1).

Nugroho, H. (2020). Tantangan ideologi bangsa di era digital. Jurnal Demokrasi, 18(1), 1–15.

Putri, D. A., Putri, E. C., Rahmawati, S. P., & Puspita, A. M. (2025). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Education Research, 2(1), 2354–2358.

Subakdi. (2023). Penerapan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa di era digital sebagai generasi penerus bangsa. Jurnal Kewarganegaraan, 7(2), 1570–1572.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriyanto. (2018). Nilai-nilai Pancasila bagi generasi milenial di zaman now. Media Indonesia.

Susanto, E. (2021). Pancasila sebagai etika politik modern. Jurnal Kajian Ketatanegaraan, 6(2), 89–103.

Wibowo, A. (2018). Pendidikan karakter dan identitas kebangsaan. Jurnal Pendidikan, 7(1), 44–56.

Wiraguna, S. A. (2024). Metode normatif dan empiris dalam penelitian hukum: Studi eksploratif di Indonesia. Jurnal Public Sphere, 3(3), 58–61.

Downloads

Published

17-12-2025