Potensi dan Tantangan Pendidikan Anti Korupsi di Lingkungan Pemasyarakatan dalam Membentuk Integritas Warga Negara: Studi Lapas Kelas I Bandar Lampung
Keywords:
pendidikan anti korupsi, warga binaan, pemasyarakatan, pembinaan kepribadian, Lapas Kelas I Bandar LampungAbstract
Pendidikan anti korupsi merupakan bagian penting dari strategi pencegahan korupsi yang tidak boleh terbatas pada institusi formal semata, melainkan perlu diintegrasikan ke dalam sistem pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan tantangan implementasi pendidikan anti korupsi bagi warga binaan di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan Kepala Lapas, Kepala Bidang Pembinaan Narapidana, dan Kepala PKBM Nusa Indah sebagai mitra penyelenggara pendidikan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi besar untuk mengimplementasikan pendidikan anti korupsi, didukung oleh kerangka hukum Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya pada aspek pembinaan kepribadian, serta telah terjalinnya kerja sama dengan PKBM Nusa Indah dalam program pendidikan Paket A, B, dan C. Namun, implementasi menghadapi tantangan serius, termasuk belum adanya pedoman teknis dari pemerintah pusat, keterbatasan sumber daya manusia terlatih, kurangnya modul pendidikan yang kontekstual, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan anti korupsi di lingkungan pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membangun integritas dan mencegah pengulangan tindak pidana. Diperlukan kebijakan terpadu dari Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menyusun pedoman, pelatihan, dan modul khusus guna mendukung integrasi pendidikan anti korupsi secara sistematis dan berkelanjutan.
References
Bungin, B. (2017). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Fitzpatrick, K. (2012). Ethical Challenges in the Behavioral and Social Sciences. Cambridge: Cambridge University Press.
Haryatmoko. (2018). Moralitas Korupsi: Analisis Filsafat tentang Akar Korupsi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hasan, Zainudin. (2025). Pendidikan Anti Korupsi: Integrasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Era 4.0. Bandar Lampung: AURA Creative.
Hasan, Zainudin, Ramadhan, Riyan Wahyu, & Ayyasy, Rafly. (2024). Implementasi Nilai-Nilai NKRI Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara. JALAKOTEK: Journal of Accounting Law Communication and Technology, 1(2), Juli.
Hasan, Zainudin, Wijaya, Bagas Satria, & Syahputra, M. Faisal. (2024). Paradigma Bhinneka Tunggal Ika dan Implikasinya dalam Menangani Tawuran Antar Kelompok. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 2(3), 1–14. journal.stekom.ac.id
Mubyarto. (2014). Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Berwawasan Rakyat. Yogyakarta: Aditya Media.
Purwanto, E. (2016). Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban Bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Setiawan, B. (2013). Reformasi Sistem Pemasyarakatan: Antara Harapan dan Kenyataan. Jakarta: Sinar Grafika.
Suryabrata, S. (2020). Psikologi Pendidikan: Teori dan Aplikasi dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Transparency International Indonesia. (2021). Laporan Nasional Pendidikan Anti Korupsi: Evaluasi Implementasi di Sekolah dan Lembaga Nonformal. Jakarta: TII.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Education and Humanities (JEH) Terekam Jejak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



